Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Risanja Risanja Risanja

will never lose The Shine

Risanja Risanja Risanja

will never lose The Shine

  • Home
  • Tentang
  • Tempat
  • Artikel
  • Berita
  • Teknologi
  • Home
  • Tentang
  • Tempat
  • Artikel
  • Berita
  • Teknologi
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Risanja Risanja Risanja

will never lose The Shine

Risanja Risanja Risanja

will never lose The Shine

  • Home
  • Tentang
  • Tempat
  • Artikel
  • Berita
  • Teknologi
  • Home
  • Tentang
  • Tempat
  • Artikel
  • Berita
  • Teknologi
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Artikel/Mengenal SKP yang Pertama : Ketepatan Identifikasi Pasien
ArtikelQuality Improvement

Mengenal SKP yang Pertama : Ketepatan Identifikasi Pasien

August 27, 2026
0

Risanja.com – Dalam pelayanan kesehatan, kesalahan identifikasi pasien dapat menjadi pangkal dari berbagai insiden keselamatan medis mulai dari kesalahan pemberian obat, tertukarnya sampel laboratorium, kesalahan tindakan medis, hingga prosedur pembedahan yang salah sasaran. Oleh karena itu, dalam Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) atau International Patient Safety Goals (IPSG), Standar Ke-1 berfokus pada Ketepatan Identifikasi Pasien.

Standar ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap pasien menerima penanganan, pengobatan, serta prosedur yang tepat sesuai dengan kondisi medisnya, sekaligus mencegah terjadinya kesalahan identitas di seluruh tahap pelayanan rumah sakit.

Kapan Identifikasi Pasien Wajib Dilakukan?

Verifikasi identitas pasien bukanlah prosedur formalitas belaka, melainkan langkah krusial yang wajib dilakukan secara konsisten pada setiap titik interaksi medis, antara lain:

  • Pemberian Obat dan Terapi: Sebelum perawat atau apoteker memberikan obat, darah, atau produk darah.

  • Penyediaan dan Pemberian Nutrisi: Sebelum menyajikan diet atau makanan khusus pasien.

  • Pengambilan Sampel Medis: Sebelum mengambil sampel darah, urine, atau jaringan untuk pemeriksaan laboratorium dan diagnostik.

  • Tindakan dan Prosedur Medis: Sebelum melakukan prosedur keperawatan, pemeriksaan radiologi (X-ray, CT-scan), hingga tindakan pembedahan.

Prinsip Utama Identifikasi Pasien yang Benar

Untuk menjaga keakuratan data pasien, fasilitas pelayanan kesehatan menerapkan aturan baku dalam proses identifikasi:

1. Penggunaan Minimal 2 Penanda Identitas

Proses identifikasi pasien tidak boleh hanya menggunakan nomor kamar atau lokasi tempat tidur. Rumah sakit wajib menggunakan minimal dua indikator utama:

  • Nama Lengkap Pasien (sesuai dokumen identitas resmi).

  • Tanggal Lahir atau Nomor Rekam Medis (RM).

2. Media Identifikasi Standard (Gelang Identitas)

Setiap pasien rawat inap atau pasien yang menjalani tindakan di rumah sakit wajib mengenakan gelang identitas (ID wristband). Gelang ini memuat data penanda pasien dan menggunakan sistem kode warna untuk menandai kondisi khusus:

  • Gelang Merah Muda: Pasien berjenis kelamin perempuan.

  • Gelang Biru: Pasien berjenis kelamin laki-laki.

  • Gelang Merah: Pasien dengan riwayat alergi tinggi.

  • Gelang Kuning: Pasien dengan risiko jatuh (fall risk).

  • Gelang Ungu: Pasien dengan status Do Not Resuscitate (DNR).

Baca Selengkapnya  Mau Berobat Pakai BPJS Tanpa Ribet? Ini Guide Simple-nya Buat Kamu!
3. Penerapan Komunikasi Dua Arah (Verifikasi Aktif)

Saat mengonfirmasi identitas, petugas kesehatan wajib menggunakan pertanyaan terbuka (open-ended question) ketimbang pertanyaan tertutup.

  • Cara Aktif (Benar): “Bapak/Ibu, bisa sebutkan nama lengkap dan tanggal lahirnya?”

  • Cara Pasif (Salah): “Apakah Bapak bernama Budi lahir tanggal 10 Mei?” (Pasien yang tidak fokus atau mengalami penurunan kesadaran bisa saja mengangguk tanpa mendengar dengan jelas).

Bagi pasien yang tidak sadar, bayi baru lahir, atau pasien dengan gangguan kognitif, verifikasi identitas dilakukan bersama keluarga atau pengampu pasien yang sah serta disesuaikan dengan gelang identitas.

Membangun Budaya Keselamatan Lewat Identifikasi Presisi

Ketepatan identifikasi pasien merupakan garis pertahanan pertama dalam mencegah medication error dan kesalahan prosedur medis. Prosedur ini menuntut kedisiplinan penuh dari seluruh staf rumah sakit mulai dari petugas pendaftaran, perawat, dokter, hingga tenaga laboratorium.

Dengan menjalankan standar identifikasi pasien secara ketat, fasilitas kesehatan tidak hanya membangun sistem pelayanan berstandar tinggi, tetapi juga menumbuhkan rasa aman dan kepercayaan bagi pasien serta keluarganya.

Penulis : Ns. I Kadek Krisma Ari Sanjaya, S.Kep., FISQua.

Tags:

KesehatanRumah Sakit
Unknown's avatar
Author

Risanja Creative

Risanja adalah transformasi media creative yang dimulai dari pulau dewata. Membawa konsep Surya Risanja menjadi media informasi kreatif, inovatif dan terlengkap, seputar Budaya, Ekonomi, Teknologi, Kesehatan.

Follow Me
Other Articles
Previous

Perlu Dipahami!! Kepastian Tepat-Lokasi, Tepat-Prosedur, dan Tepat-Pasien Operasi

Next

Buat Dirimu Aman di RS : Pengurangan Risiko Pasien Jatuh

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tentang Kami

Risanja adalah tranformasi platform informasi dengan gaya yang segar untuk menyajikan informasi terkini.

Search

What New

  • “Kena Musibah” Tumpahan B3? Jangan Panik, Ini Jurus Cepat Mengatasinya!
  • Mengupas Makna “Tresna Lintas Planet” Nanoe Biroe
  • Serentak Ngebor Ibu Pertiwi, Untuk Tenggelamkan Anak Cucu Kita di Bali
  • Ary Kencana, Bangkit Dengan Konsistensi dan Rajai Panggung Sampai Upacara Adat Pulau Dewata di Tahun 2026
  • Gema Mantra di Shibuya: Puncak Perjuangan dan Sisi Spiritual Tour Beduda Ngurek Jepang Nanoe Biroe

Powered by

Recent Posts

  • “Kena Musibah” Tumpahan B3? Jangan Panik, Ini Jurus Cepat Mengatasinya!
  • Mengupas Makna “Tresna Lintas Planet” Nanoe Biroe
  • Serentak Ngebor Ibu Pertiwi, Untuk Tenggelamkan Anak Cucu Kita di Bali
  • Ary Kencana, Bangkit Dengan Konsistensi dan Rajai Panggung Sampai Upacara Adat Pulau Dewata di Tahun 2026
  • Gema Mantra di Shibuya: Puncak Perjuangan dan Sisi Spiritual Tour Beduda Ngurek Jepang Nanoe Biroe

Archives

  • September 2026 (19)
  • August 2026 (18)
  • July 2026 (33)

Tentang Kami

Selamat datang diĀ Risanja.com adalah sebuah ekosistem modern yang dirancang khusus untuk generasi muda, kreator konten, dan para pencari inspirasi.

Copyright 2026 — Risanja. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme