Gimana Sih Cara Jadi “Clean Freak” yang Keren? Yuk, Kuliti Rahasia 5 Momen & 6 Langkah Cuci Tangan
Risanja.com – Pernah gak sih terpikir, dalam sehari berapa kali tangan kita memegang layar HP, pegangan tangga eskalator, atau mengusap muka pas lagi overthinking? Faktanya, tangan kita ini adalah “kendaraan utama” bagi jutaan kuman, bakteri, dan virus untuk masuk ke dalam tubuh.
Nggak mau kan, rencana aesthetic kamu buat nongkrong, nonton konser, atau healing akhir pekan gagal total cuma gara-gara tumbang dan sakit? Nah, biar kamu tetep slay dan sehat, ada hack kesehatan paling basic tapi underrated yang wajib dikuasai: Metode Cuci Tangan 5 Momen & 6 Langkah Medis, tapi kita kemas dengan versi yang lebih seru!
5 Momen Penting: Kapan Tangan Wajib “Disucikan”?
WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) punya standar emas bernama 5 Moments for Hand Hygiene. Kalau di dunia medis ini wajib banget buat para tenaga kesehatan, buat kita yang hidup di dunia modern, ini adalah momen-momen krusial biar kita gak gampang ketularan penyakit:
-
Sebelum Menyentuh Pasien (atau Teman/Keluarga yang Lagi Sakit): Mau jenguk teman di RS atau sekadar memberikan support ke teman kosan yang lagi demam? Cuci tangan dulu biar kita tidak membawa kuman tambahan untuk mereka.
-
Sebelum Melakukan Tindakan Bersih/Aseptik: Ini termasuk sebelum kamu makan, sebelum pakai skincare (jangan sampai serum mahal kamu tercampur bakteri tangan!), atau sebelum memakai lensa kontak.
-
Setelah Terpapar Cairan Tubuh: Habis bersin, batuk, atau—buat kamu yang memelihara anabul—habis membersihkan kotoran hewan peliharaan. Wajib langsung melipir ke wastafel!
-
Setelah Menyentuh Pasien: Habis salaman, membantu teman yang sakit, atau berinteraksi fisik dengan orang yang kondisi badannya kurang fit, buruan bersihkan tangan kamu.
-
Setelah Menyentuh Lingkungan Sekitar Pasien: Ini yang sering lolos dari perhatian. Kamu mungkin gak menyentuh orangnya, tapi menyentuh kasurnya, mejanya, atau gagang pintunya. Kuman sering menempel di sana!
6 Langkah Cuci Tangan: Jangan Cuma “Asal Basah”!
Cuci tangan itu bukan sekadar ritual 3 detik pakai air doang. Biar kuman beneran log out dari kulit, pakai sabun dan air mengalir (atau hand rub berbasis alkohol) selama 20–30 detik sambil mempraktikkan 6 langkah dance tangan ini:
1. Gosok Telapak Tangan (The Classic)
Ratakan sabun dengan menggosok kedua telapak tangan kamu secara memutar.
2. Gosok Punggung Tangan (The Backstage)
Gosok punggung tangan kiri menggunakan telapak tangan kanan, dan lakukan sebaliknya. Pastikan sela-sela jari bagian luar juga terkena sabun, ya!
3. Sela-sela Jari Dalam (The Interlock)
Satukan kedua telapak tangan dengan jari-jari yang saling menyilang, lalu gosok sela-sela jari bagian dalam sampai bersih.
4. Teknik Mengunci (The Lock)
Jari-jari sisi dalam dari kedua tangan saling mengunci. Gosokkan punggung jari kamu ke telapak tangan satunya dengan gerakan memutar berbalasan.
5. Putar Ibu Jari (The Joystick)
Genggam ibu jari kiri dengan tangan kanan, lalu putar-putar seperti lagi main game. Lakukan hal yang sama untuk ibu jari kanan. Jangan sampai jempol kamu dianaktirikan!
6. Kuku dan Ujung Jari (The Scratch)
Kuncupkan ujung jari atau kuku tangan kanan, lalu gosok memutar di telapak tangan kiri. Ini penting banget biar kotoran yang sembunyi di balik kuku langsung hempas. Lakukan secara bergantian.
Pro Tip: Setelah selesai, keringkan tangan menggunakan tisu bersih. Kalau bisa, gunakan tisu bekas tadi untuk menutup keran air agar tangan yang sudah bersih tidak menyentuh kuman di keran lagi.
Kenapa Ini Penting Banget?
Sehat itu investasi paling mahal. Dengan modal tahu 5 Momen dan menguasai 6 Langkah cuci tangan ini, kamu udah selangkah lebih maju untuk menjaga diri sendiri dan orang-orang di sekitar agar tetap aman.
Yuk, mulai jadikan ini sebagai habit baru yang keren. Jaga tangan tetap bersih, biar aktivitas kamu tetap produktif tanpa terganggu drama sakit!
Stay safe, stay clean, and keep glowing!
Gimana, sudah siap praktik hari ini? Share artikel ini ke teman kamu yang masih suka cuci tangan kilat! Hanya di risanja.com.
Penulis : Ns. I Kadek Krisma Ari Sanjaya S.Kep., FISQua.