Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Risanja Risanja Risanja

will never lose The Shine

Risanja Risanja Risanja

will never lose The Shine

  • Home
  • Tentang
  • Tempat
  • Artikel
  • Berita
  • Teknologi
  • Home
  • Tentang
  • Tempat
  • Artikel
  • Berita
  • Teknologi
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Risanja Risanja Risanja

will never lose The Shine

Risanja Risanja Risanja

will never lose The Shine

  • Home
  • Tentang
  • Tempat
  • Artikel
  • Berita
  • Teknologi
  • Home
  • Tentang
  • Tempat
  • Artikel
  • Berita
  • Teknologi
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Artikel/Memahami Peningkatan Keamanan Obat yang Perlu Diwaspadai (High-Alert & LASA)
Artikel

Memahami Peningkatan Keamanan Obat yang Perlu Diwaspadai (High-Alert & LASA)

August 27, 2026
0

Risanja.com – Dalam sistem manajemen mutu rumah sakit dan fasilitas kesehatan, keselamatan pasien (patient safety) adalah pilar utama pelayanannya. Salah satu aspek yang paling krusial dan sekaligus memiliki risiko kesalahan tinggi adalah pengelolaan obat-obatan. Berdasarkan Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) atau International Patient Safety Goals (IPSG), Standar Ke-3 berfokus pada Peningkatan Keamanan Obat yang Perlu Diwaspadai (High-Alert Medications).

Obat-obatan yang masuk dalam kategori ini memiliki risiko tinggi menyebabkan cedera serius hingga kematian pada pasien jika terjadi kesalahan dalam penggunaannya (medication error). Oleh karena itu, penerapan standar pengelolaan yang ketat dan konsisten menjadi harga mati bagi setiap tenaga medis.

Mengapa Obat High-Alert dan LASA Sangat Berbahaya?

Obat-obatan berisiko tinggi umumnya dikelompokkan ke dalam dua kelompok besar yang memerlukan perhatian khusus:

  1. Obat High-Alert (Risiko Tinggi)

    Obat yang secara signifikan meningkatkan risiko bahaya jika digunakan secara salah. Contohnya meliputi obat kemoterapi, insulin, heparin/antikoagulan, serta elektrolit konsentrat (seperti Potassium Chloride/KCl 7.46%, Sodium Chloride/NaCl 3%). Kesalahan dosis atau rute pemberian elektrolit konsentrat dapat memicu penentu kondisi fatal secara mendadak.

  2. Obat LASA (Look-Alike, Sound-Alike) / NORUM (Nama Obat Rupa Ucapan Mirip)

    Obat-obatan yang memiliki kemasan visual mirip atau nama yang terdengar hampir serupa. Sebagai contoh:

    • Kemasan mirip: Ampul Epinefrin dan Atropin dari produsen tertentu yang memiliki warna dan bentuk vial serupa.

    • Nama mirip: Cefotaxime vs Ceftriaxone, atau Dopamin vs Dobutamin.

Strategi Pengelolaan Obat High-Alert & LASA

Untuk meminimalkan potensi kesalahan pemberian obat, fasilitas pelayanan kesehatan wajib menerapkan langkah-langkah pencegahan tersistem berikut:

  • Penyimpanan Terpisah dan Terbatas

    • Elektrolit konsentrat tidak boleh disimpan di unit perawatan umum, melainkan hanya di Instalasi Farmasi atau unit perawatan intensif (ICU/ICCU/HCU) dengan akses terbatas.

    • Tempat penyimpanan obat High-Alert wajib diberi penanda khusus dan dikunci secara aman.

  • Pemberian Labeling yang Jelas

    • Seluruh obat High-Alert wajib diberi stiker khusus berwarna terang (umumnya merah dengan tulisan “HIGH ALERT”).

    • Obat kategori LASA diberi stiker khusus (umumnya kuning/hijau bertuliskan “LASA”).

  • Penerapan Metode Tall Man Lettering

    Untuk membedakan nama obat LASA pada sistem penulisan resep atau label obat, digunakan kombinasi huruf kapital pada bagian nama yang berbeda.

    • Contoh: DOBUTamine vs DOPamine, atau cefTRIAXone vs cefOTAXime.

  • Verifikasi Ganda (Double Check)

    Sebelum obat diserahkan atau disuntikkan kepada pasien, wajib dilakukan double check secara independen oleh dua orang perawat/tenaga medis. Verifikasi mencakup:

    • Identitas pasien (minimal 2 penanda: nama lengkap dan tanggal lahir).

    • Kebenaran nama obat, dosis, rute pemberian, dan waktu pemberian.

    • Perhitungan kalkulasi dosis dan kecepatan tetesan infusion pump.

Baca Selengkapnya  Bhuta Cuil Penyebab Hancurnya Rumah Tangga

Peran Budaya Keselamatan (Safety Culture)

Teknologi dan regulasi tidak akan efektif tanpa keterlibatan budaya keselamatan dari seluruh staf medis. Mengeliminasi kebiasaan menyalin resep secara terburu-buru, memastikan komunikasi efektif saat pelaporan secara lisan (menggunakan teknik Read-Back / SBAR), serta keberanian melaporkan kejadian nyaris cedera (Near Miss) adalah kunci utama pencegahan medication error.

Dengan menerapkan standar keselamatan pasien ke-3 ini secara konsisten, fasilitas kesehatan tidak hanya mematuhi regulasi akreditasi, tetapi juga memberikan perlindungan maksimal bagi setiap pasien yang mempercayakan kesehatannya.

Penulis : Ns. I Kadek Krisma Ari Sanjaya S.Kep., FISQua.

Tags:

KesehatanMenejemen Rumah SakitRumah Sakit
Unknown's avatar
Author

Risanja Creative

Risanja adalah transformasi media creative yang dimulai dari pulau dewata. Membawa konsep Surya Risanja menjadi media informasi kreatif, inovatif dan terlengkap, seputar Budaya, Ekonomi, Teknologi, Kesehatan.

Follow Me
Other Articles
Previous

Kebakaran??? Jangan Panik Berikut Tips Cara Menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

Next

Perlu Dipahami!! Kepastian Tepat-Lokasi, Tepat-Prosedur, dan Tepat-Pasien Operasi

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tentang Kami

Risanja adalah tranformasi platform informasi dengan gaya yang segar untuk menyajikan informasi terkini.

Search

What New

  • “Kena Musibah” Tumpahan B3? Jangan Panik, Ini Jurus Cepat Mengatasinya!
  • Mengupas Makna “Tresna Lintas Planet” Nanoe Biroe
  • Serentak Ngebor Ibu Pertiwi, Untuk Tenggelamkan Anak Cucu Kita di Bali
  • Ary Kencana, Bangkit Dengan Konsistensi dan Rajai Panggung Sampai Upacara Adat Pulau Dewata di Tahun 2026
  • Gema Mantra di Shibuya: Puncak Perjuangan dan Sisi Spiritual Tour Beduda Ngurek Jepang Nanoe Biroe

Powered by

Recent Posts

  • “Kena Musibah” Tumpahan B3? Jangan Panik, Ini Jurus Cepat Mengatasinya!
  • Mengupas Makna “Tresna Lintas Planet” Nanoe Biroe
  • Serentak Ngebor Ibu Pertiwi, Untuk Tenggelamkan Anak Cucu Kita di Bali
  • Ary Kencana, Bangkit Dengan Konsistensi dan Rajai Panggung Sampai Upacara Adat Pulau Dewata di Tahun 2026
  • Gema Mantra di Shibuya: Puncak Perjuangan dan Sisi Spiritual Tour Beduda Ngurek Jepang Nanoe Biroe

Archives

  • September 2026 (19)
  • August 2026 (18)
  • July 2026 (33)

Tentang Kami

Selamat datang diĀ Risanja.com adalah sebuah ekosistem modern yang dirancang khusus untuk generasi muda, kreator konten, dan para pencari inspirasi.

Copyright 2026 — Risanja. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme