Risanja.com – [20/07/2026] Buat kamu Gen Z di Bali (atau yang sering scrolling seputar kearifan lokal Bali), pasti udah gak asing lagi sama sosok nyentrik berambut gimbal yang satu ini. Yap, siapa lagi kalau bukan Nanoe Biroe!
Di tengah gempuran tren musik pop global, K-Pop, sampai sub-genre indie yang makin beragam, nama Nanoe Biroe tetap punya tempat spesial di hati para pecinta musik lokal. Gak cuma sekadar bermusik, pelantun tembang-tembang hits Bali ini adalah definisi nyata dari musisi yang konsisten, berani tampil beda, dan pemborong Rekor MURI!
Yuk, kenalan lebih dekat sama sosok legendaris yang satu ini!
Siapa Sih Nanoe Biroe?
Lahir dengan nama I Made Murdita, cowok kelahiran Denpasar ini memilih nama panggung Nanoe Biroe. Sejak awal kemunculannya di era 2000-an, Nanoe langsung mencuri perhatian lewat penampilan khasnya: gaya busana yang nyentrik, rambut gimbal, dan energi panggung yang super cair bareng penontonnya.
Lewat genre musik pop-rock berbahasa Bali yang dibungkus dengan lirik-lirik kritis, humoris, tapi tetap relatable dengan kehidupan sehari-hari, lagu-lagunya seperti “Baduda”, “Matanai”, hingga “Kenyem” berhasil jadi soundtrack kehidupan banyak anak muda Bali dari masa ke masa.
Bukan Cuma Eksis, Tapi Borong Rekor MURI!
Nah, ini dia bagian paling keren yang wajib Gen Z tahu! Nanoe Biroe gak cuma main musik buat sekadar cari panggung atau viral sesaat. Dia ngelakuin hal-hal ekstrem dan penuh dedikasi yang bikin Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sampai bolak-balik ngasih penghargaan ke dia.
Berikut beberapa rekor MURI fenomenal yang pernah disabet sama Nanoe Biroe:
- Menyanyi Terlama (80 Jam Nonstop): Diadakan di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Nanoe Biroe berhasil mencatatkan rekor sebagai penyanyi dengan kemampuan menyanyi terlama tanpa henti selama 80 jam.
- Sampul Album Musik Terpanjang: Ia memecahkan rekor MURI untuk kategori sampul album musik dengan ukuran terpanjang, yakni 1 meter.
- Penandatanganan Sampul Kaset Terbanyak: Pada peluncuran albumnya, ia sukses memecahkan rekor dengan menandatangani 1.989 sampul kaset hanya dalam kurun waktu 2 jam.
- Rekor Keempat: Pada tahun 2012, Nanoe Biroe kembali mencatatkan rekor MURI ke-empatnya melalui sebuah konser musik di mana ia menyanyikan 27 lagu diiringi dengan aksi berendam di sungai
Kenapa Gen Z Harus “Sopan” dan Salut Sama Nanoe Biroe?
Di zaman sekarang, banyak dari kita yang mungkin gampang menyerah saat bikin karya cuma gara-gara gak langsung fyps atau trending. Nah, perjalanan karier Nanoe Biroe bisa banget jadi inspirasi buat Gen Z:
-
Bangga dengan Bahasa Daerah: Nanoe membuktikan kalau lagu berbahasa daerah (Bali) itu keren, bisa naik kelas, dan tetap digandrungi anak muda tanpa harus kehilangan identitas.
-
Konsistensi & Totalitas: Memecahkan rekor MURI butuh kerja keras tingkat tinggi. Ini membuktikan kalau hasil gak bakal mengkhianati proses dan dedikasi.
-
Dekat dengan Isu Sosial: Banyak lagu-lagu Nanoe yang menyuarakan kepedulian lingkungan, isu kemanusiaan, hingga dorongan buat anak muda untuk menjauhi narkoba dan hal negatif lainnya.
Nanoe Biroe bukan cuma sekadar musisi lokal Bali biasa, melainkan ikon kreativitas tanpa batas. Keberhasilannya memborong rekor MURI adalah bukti nyata bahwa seni dan totalitas bisa berjalan berdampingan.
Buat kamu Gen Z yang lagi berjuang ngejar passion atau bikin karya, sosok Nanoe Biroe adalah pengingat terbaik: jangan takut beda, tetap bangga sama identitasmu, dan kalau mau bikin sesuatu, lakukanlah dengan totalitas 100%!